Pemlihan presiden segera dimulai, kali ini pilihannya lebih jelas, karena tokoh yang akan dipilih sudah banyak dikenal masyarakat. Karena itu kemungkinan golput mungkin akan lebih kecil. Walaupun demikian, saya sendiri masih bingung memilih calon presiden dan wakil presiden yang akan saya contreng nanti. Karena ketiganya tidak ada yang begitu sreg di hati. Tapi dari ketiganya yang paling tidak mungkin saya pilih adalah duet megawati-prabowo, karena saya tidak ingin kejadian saat megawati menjadi presiden terulang lagi. Sudah cukup banyak aset-aset negara yang dijual ke perusahaan asing. Dari duet SBY-Boediono dan JK-Wiranto berikut segi positif dan negatifnya menurut saya :
SBY - Boediono
SBY -> militer, boediono -> ekonom
+ kpemimpinan SBY saat ini sudah cukup baik
- Tidak ada perubahan pada Kebijakan-kebijakan yang ada
+ didukung partai-partai politik terpercaya
JK – Wiranto
JK -> ekonom, wiranto -> militer
+ Mengusung kembali ekonomi kerakyatan, seperti yang dulu disusung Bung Hatta
- GOLKAR akan menjadi partai yang kembali mendominasi kursi pemerintahan
+ Suasana baru dengan presiden baru
Dari segi positif dan negatif, keduanya berimbang. Keputusan akhir akan ditentukan pada hari-hari menjelang pemilu presiden dimulai. Mungkin setelah solat istihoroh saya baru bisa menentukan mana yang sebaiknya dipilih, demi kemajuan Bangsa Indonesia.