ternyata belanda tidak se-perfect itu
sejak awal saya belajar di belanda, saya hanya dicekoki informasi2 keberhasilan belanda menyelesaikan masalah. bahkan seringkali dosen dan teman2 belanda saya berkata "we don’t have problem any more now, what we do now is trying to help other country to solve their problem" (cih sombong amat) tapi hari ini saya menemukan problem belanda yang sampai saat ini belum terpecahkan, yaitu para "scumbag".
Begini ceritanya:
Scumbag adalah orang2 yang kerjaannya hanya tidur, makan, minum bir, ngerokok, nonton tv, bikin anak, dan hal2 ga penting lainnya. dan herannya orang2 seperti ini disubsidi oleh pemerintah belanda. alih2 daripada mereka mencuri lebih baik disubsidi. niatan awalnya mereka disubsidi supaya mereka punya modal untuk memulai usaha baru atau mencari kerja. tapi kenyataanya mereka tidak mau bekerja, mereka sudah puas dengan subsidi pemerintah yang setiap bulannya sekitar 1000 euro. Dan ternyata orang2 yang seperti ini tidak hanya satu atau dua keluarga. tapi ratusan. hampir di setiap kota ada masyarakat ’scumbag’ seperti ini. kalau di Deventer ada di derevierenweg (daerah yang nama jalannya nama2 sungai).
untuk mengatasi hal ini, salah satunya dengan mewawancara mereka di reality show dalam sebuah tv swasta di belanda. Adanya acara ini dimaksudkan agar para masyarakat intelektual belanda sadar bahwa pajak tinggi yang selama ini mereka bayarkan hanya dipakai untuk minum bir, nonton tv, dan merokok, sehingga mereka bisa memberi masukan kepada pemerintah supaya orang2 tersebut bisa berubah (bukan dimaksudkan agar mereka tidak membayar pajak lagi).
menyambung tulisan saya sebelumnya ttg "kalau indonesia menjadi negara sosialis" , ternyata negara sosialis juga punya masalahnya sendiri, ya salah satunya seperti contoh di atas. kalau negara se-maju belanda aja masih banyak yang kaya gini waktu negaranya dibuah jadi sosialis gimana indonesia, pasti makin banyak orang-orang yang seperti ini. intinya sistem ekonomi negara yang seperti sekarang saya rasa sudah cukup baik, hanya saja masi karena banyak yang korupsi jadinya tidak ada kemajuan sampai sekarang. hah memang bingung ngomongin masalah ekonomi, apalagi saya bukan anak ekonomi, tambah pusing lagi…



