all bout ormec

February 15, 2008

Surabaya, 14 Februari 2008

 Tadi siang, saya tiba2 diajak ngobrol tentang ORMEC oleh teman saya. Pertama dia menanyakan pendapat saya tentang GMNI. Terus terang saya hanya tahu kalau GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) itu salah satu ORMEC yang punya ideologi Marhaenisme, yang pertama kali muncul di Indonesia dipelopori Bung Karno. Di pikiran saya selama ini, marhaenisme itu semacam paham sosialis yang di dalamnya ada unsur pencampuradukan agama. Memang itu pikiran sempit saya, karena yang saya tahu, Bung Karno pernah mencoba segala agama. jadi kemungkinan paham yang dibawanya juga mencampuradukan segala agama. Dan akhirnya sekarang saya tahu apa marhaenisme itu sebenarnya.

Jadi, marhaenisme yang saya tangkap adalah golongan orang-orang proletar, atau golongan rakyat miskin yang tidak bermodal. Dari kondisi Indonesia sampai saat ini, dapat dilihat lebih banyak kaum proletar daripada kaum borjuis (kaum bermodal). Paham marhaenisme ada untuk membela para kaum proletar ini. Memang ada unsur sosialis di dalamnya, yang saya tangkap. Karena di dalam marhaenisme, ada penyatuan pikiran dari berbagai macam agama. bukan tentang agama, tapi tentang pikiran-pikiran mereka mengenai membela rakyat kecil.

Tapi saya tidak tahu juga apa yang sebenarnya di dalam marhaenisme atau GMNI tersebut. Wallahualambisawab.

Masih tentang ORMEC. Berikut pendapat2 saya sendiri tentang ORMEC.

Sebenarnya, apa yang membuat para mahasiswa membentuk ORMEC?

Mungkin pertama kali adalah keinginan mereka untuk membantu rakyat kecil, dilihat dari kegiatan ORMEC yang biasanya berkaitan dengan rakyat kecil.

Apakah mahasiwa yang ikut ORMEC dapat dipastikan bila ia memiliki kesempatan utnuk menjadi salah satu pejabat negara, akan dapat menciptakan pemerintahan yang sehat? Bebas dari berbagai macam KKN?

Yang saya lihat, sepertinya ikut ORMEC tidak menjamin bila ia menjadi unsur pemerintahan akan bersih karena dulu ia pernah membela rakyat kecil dan mengecam pemerintah yang kotor. Karena banyak contoh para pejabat pemerintahan yang dulunya pernah tergabung dalam ORMEC tertentu, sekarang malah tersandug kasus KKN. Menurut saya yang penting bukan menjadi bagian dari ORMEC tersebut, tapi lebih penting menjaga hati supaya tidak tergoda hal-hal yang kotor. Godaan seperti itu mungkin akan jauh lebih besar pada saat menjadi anggota dalam pemerintahan. Terbukti dari banyaknya anggota pemerintahan yang telah tertangkap akibat melakukan KKN.

Jadi, Apa ORMEC perlu?

Mungkin untuk mengembangkan sikap kritis mahasiswa, ORMEC perlu. Tetapi tidak dengan penyimpangan. Harus ada batas-batas tertentu yang diterapkan para pendiri ORMEC supaya dapat menghindari penyimpangan-penyimpangan yang dapat terjadi. Lebih baik lagi ada sarana bagi para mahasiswa yang pernah tergabung dalam ORMEC tersebut untuk membantu mereka menjaga diri dari hal-hal yang menyimpang dari apa yang menjadi misi-misi ORMEC tersebut.

Apa anda tertarik tergabung dalam suatu ORMEC?

Terus terang saya tertarik untuk bergabung dalam suatu ORMEC, untuk mengembangkan sikap kritis saya. Tapi yang saya takutkan adalah terjerumus hal-hal yang menyimpang. Dan sampai saat ini, bila saya mencoba berdiskusi dengan teman-teman saya yang sudah tergabung dengan suatu ORMEC, saya merasa tidak begitu mengerti apa yang mereka bicarakan. Karena yang mereka diskusikan sudah tingkat tinggi. Memang saya suka berbicara tentang politik, tetapi tidak sedetail yang mereka bicarakan, karena memang saya belum tahu banyak tentang politik. Dan saya tidak begitu tertarik untuk membicarakannya lebih detail. Saya hanya ingin tahu saja apa kabar-kabar politik yang sedang terjadi di Indonesia, dan itu juga hanya kabar-kabar yang sering dibicarakan saja. Karena menurut saya masih banyak kabar-kabar lain selain politik yang perlu diketahui.

Reporter : Anya                

Narasumber : Anya       

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://blahblagadah.blogsome.com/2008/02/15/alla-bout-ormec/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here