Demo BBM Kemarin (24 Juni 2008)

June 25, 2008

Barusan saja saya menonton berita di tv tentang liputan demop BBM kemarin di depan kampus atmajaya dan di depan kantor DPR. rasanya cukup miris melihat kelakuan para mahasiswa (benarkah mereka mahasiswa?) yang sangat anarkis. Yang saya lihat di tv, mereka melempari sebuah mobil avansa silver, kemudian memecahkan jendelanya dengan batu bata, lalu menggulingkannya. kemudian mobil avansa tersebut dibakar.semua dilakukan di tengah jalan di depan kampus atmajaya.

apa benar yang melakukan semua itu mahasiswa? setahu saya, mahasiswa adalah orang-orang yang terdidik. tahu yang mana yang benar dan yang mana yang salah. mengapa demo sampai melakukan hal se-anarkis itu?

mari kembali ke 10 tahun silam. saat semua mahasiswa se-Indonesia melakukan aksi untuk REFORMASI. dari liputan-liputan yang saya lihat sepertinya mahasiswa tidak banyak melakukan aksi anarkis. yang menimbulkan kerusuhan adalah kumpulan massa, yang emnjarah, membakar gedung2, dan sebagainya. mahasiswa hanya melakukan aksi damai  supaya pesan yang ingin mereka sampaikan dapat benar2 didengar oleh para wakil rakyat. meskipun sampai membobol gedung MPR/DPR. karena ya memang jarang sekali pesan-pesan yang didengar oleh para wakil rakyat tersebut.

intinya, saya masih punya pikiran bahwa tidak mungkin ada mahasiswa yang melakukan aksi se-anarkis sampai merusak mobil, seperti yang saya lihat di tv. saya yakin itu bukan mahasiswa yang melakukan hal tersebut.

Yang mahasiswa lakukan adalah berfikir bagaimana cara-cara untuk membuat INDONESIA menjadi lebih baik. Dan menyampaikan hasil pikiran-pikiran mereka lewat aksi yang mereka lakukan.

Maestro - Maestro Indonesia

June 16, 2008

Suatu hari, waktu lagi ke Balai Pemuda(BaPem)  buat nyari kaos, ternyata lagi ada obral buku juga di sana. Ya skalian aja liat-liat, sapa tau ada buku murah&bagus. Alhasil dapet deh buku yang judulnya ‘Maestro-Maestro Indonesia’ dengan harga cykup murah, 5000 rupiah. Isinya tentang biografi singkat para maestro Indonesia. Maestro disini bukan Cuma orang-orang yang berjasa di bidang kesenian, tapi juga di bidang politik.

Orang-orang yang diceritakan  di buku ini : Dokter Wahidin Sudirohusodo, Ki Hajar Dewantoro, Wage Rudolf Soepratman, Affandi, Mohammad Roem, Sutan Takdir Alisyahbana, Amir Hamzah, Jendral Soedirman, Hamengku Buwono IX, HB. Jassin, Abdul Haris Nasution, Soedarpo Sastrosatomo, Mochtar Lubis, Sarwo Edhie Wibowo.

Setelah saya baca buku ini, sebenarnya tidak begitu menarik karena bahasanya yang kurang enak dan sepertinya tiap orang ditambahkan cerita tentang kisah cinta mereka yang menurut saya sebenarnya tidak begitu penting untuk dibahas dalam biografi singkat mereka, ya maklum saja namanya juga buku murah. Tapi secara keseluruhan, dari buku ini ada beberapa orang yang tadinya saya hanya tahu namanya saja sekarang saya jadi tahu siapa sebenarnya dia.

Sebenarnya tentang biografi-biografi singkat orang-orang terkenal dapat dengan mudah dicari di internet. Tapi biasanya kita sedikit malas untuk mencari tahu tentang orang tersebut, apalagi kalau tidak begitu sering mendengar namanya. Makanya saya lebih memilih membeli buku daripada mencari di internet. Lagipula orang-orang yang dibahas di buku ini memang orang-orang yang tidak begitu sering saya dengar namanya selain di pelajaran Sejarah dan Bahasa Indonesia (kecuali Jendral Soedirman dan Ki Hajar Dewantoro). Tapi sekarang saya sudah tidak mendapat pelajaran itu, jadi wajar kalau sudah agak lupa mengenai orang-orang tersebut.

Tolak vs Dukung Kenaikan BBM

June 3, 2008

Alasan Tolak :

  1. Kiwik Kian Gie Punya solusi supaya harga BBM di Indonesia menjadi paling tidak Rp.3000;- per liter pada waktu Presiden Indonesia saat itu adalah Megawati. Tapi solusi yang ditawarkan ditolak oleh Megawati.
  2. Bila BBM naik, otomatis semua harga barang akan naik
  3. Jumlah Rakyat Miskin akan semakin bertambah karena tidak mampunya mereka membeli kebutuhan pokok.
  4. Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM dirasa kurang efisien karena biasanya pembagiannya kurang merata.
  5. Beasiswa Khusus Mahasiswa (BKM) sebagai kompensasi kenaikan harga BBM untuk mahasiswa dianggap sebagai penyuapan mahasiswa supaya tidak melakukan demo. Dan ini merendahkan harga diri mahasiswa yang memiliki idealisme tinggi.
(more…)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here