Tolak vs Dukung Kenaikan BBM

June 3, 2008

Alasan Tolak :

  1. Kiwik Kian Gie Punya solusi supaya harga BBM di Indonesia menjadi paling tidak Rp.3000;- per liter pada waktu Presiden Indonesia saat itu adalah Megawati. Tapi solusi yang ditawarkan ditolak oleh Megawati.
  2. Bila BBM naik, otomatis semua harga barang akan naik
  3. Jumlah Rakyat Miskin akan semakin bertambah karena tidak mampunya mereka membeli kebutuhan pokok.
  4. Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM dirasa kurang efisien karena biasanya pembagiannya kurang merata.
  5. Beasiswa Khusus Mahasiswa (BKM) sebagai kompensasi kenaikan harga BBM untuk mahasiswa dianggap sebagai penyuapan mahasiswa supaya tidak melakukan demo. Dan ini merendahkan harga diri mahasiswa yang memiliki idealisme tinggi.
Alasan Dukung :
  1. Harga minyak dunia naik dua kali lipat, otomatis bila harga BBM tidak naik pemerintah harus menambah jumlah subsidi untuk BBM.
  2. Masyarakat menjadi dapat menghemat penggunaan BBM yang semakin lama akan semakin habis.
  3. Harga BBM di Indonesia tidak akan begitu jauh dengan harga BBM di negara lain. Jadi mengurangi kemungkinan terjadinya penyelundupan BBM Indonesia dalam jumlah besar dan dijual ke luar negri.
  4. Kebanyakan masyarakat yang menikmati langsung subsidi BBM adalah golongan mampu, karena rakyat miskin biasanya tidak memiliki kendaraan pribadi. Jumlah bantuan khusus untuk rakyat miskin seperti Bantuan Pangan, Kredit Usaha Rakyat, dan lainnya hanya sebesar Rp. 60 Triliun. Kurang dari 1/3 dari subsidi BBM yang dinikmati oleh kelompuk menengah dan kaya.
  5. Kenaikan harga BBM sebesar 30% akan menghemat sampai kira-kira Rp.34,5 Triliun yang dialokasikan untuk :
  • Beras Miskin dan Ketahanan Pangan Rp.4,2 Triliun
  • BLT kepada 19,1 juta kepala keluarga sasaran dengan total anggaran Rp.14,1 Triliun
  • Penurunan Defisit Rp.12,2 Triliun
  • Cadangan Resiko Fiskal Rp.3 Triliun
  • Kredit Usaha Rakyat Rp.1 Triliun

 Dari alasan tolak dan dukung keduanya total ada lima poin yang dapat diambil. Saya sendiri berfikiran lebih baik dinaikkan asal BLT dan bantuan untuk rakyat miskin lainnya dapat berjalan dengan baik. Sehingga tidak ada pertambahan penduduk miskin karena ada kenaikkan BBM. Alasan saya ikut mendukung adanya kenaikkan BBM adalah karena alasan untuk menaikkan BBM lebih relevan daripada alasan menolak adanya kenaikkan BBM.

Saran saya, berhubung harga BBM sudah naik, sebaiknya anda-anda yang merasa termasuk golongan berkecukupan, sebaiknya membeli bensin pertamax saja. karena lebih baik subsidi untuk BBM hanya diberikan kepada yang membutuhkan saja. 

 

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://blahblagadah.blogsome.com/2008/06/03/tolak-vs-dukung-kenaikan-bbm/trackback/

  1. Good Point,
    Listrik dan bahan bakar murah akan meningkatkan pemborosan, mempercepat global warming.
    Lebih baik subsidi diarahkan ke pendidikan dan kesehatan masyarakat.

    Comment by sudarmo — June 6, 2008 @ 3:38 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here